Jumat, 28 Juli 2017

A Scribble and A Dream (19) - The Gift of "No"

The Gift of "No!"

"NO!"
Oh, how we hate the word
When hopes are defied,
Wants are rejected
And wishes are not granted

And yet,
The gift of "No!" 
One of the few, best gifts given
By the One who loved us the most

Through time,
We will learn to see
That the path of "No!"
Is indeed the better one

And that our faithful brothers and sisters,
are the ones who helped us to see
The beauty of the answer, "No!"

May God give us love, strength and wisdom
To bring our thanksgiving with a joyful heart
To learn to see the beauty of His guidance
In every "No!" that is gifted to us

***

Rabu, 26 Juli 2017

A Scribble and A Dream (18) - Penantian Sunyi di Tengah Kabut


Penantian Sunyi
Di Tengah Kabut

Kulayangkan pandang
Kabut, kabut saja adanya
Kabut sejauh mata memandang
Suara desah napas saja yang ada

Tak tahu, sungguh tak tahu
Sering aku bertanya,
"Tuhan, diakah itu?
Dan tampaknya hanya "Bukan" saja jawab-Nya

"Ah, Tuhan, seandainya dia saja..."
"Tuhan, kalau dia, mungkin aku masih bisa
belajar mencintainya..."
"Tampaknya dia cukup baik bagiku..."

Dan setiap kali, di tengah kesunyian
Dalam tiap sepi dalam keramaian
Dalam tiap kenyataan dan pengamatan
Selalu jawaban-Nya, "Bukan dia, anakku..."

Di saat tampaknya,
semua sudah menemukan
Siapa yang akan mereka cari

Di sini aku bertanya-tanya
Apakah aku akan bertemu
Dengan dia yang mencariku?

Yah, ini memang bukan hakku
Aku pun sadar, tak layak ku menuntut
Karena anugerah-Nya sudah cukup bagiku

Namun, tetap aku mendapati hatiku
Menginginkan, dan menanti
Dalam kegelisahan dan mencoba beriman
Di tengah kabut tebal yang tak pasti jalannya
Powered By Blogger