Sabtu, 23 November 2019

A Scribble and A Dream (50) - Rindu



RINDU

Kadang rinduku itu sederhana
Berdiri di tepi kali sambil menengadah
Menatap daun kecil kuning melenggok jatuh
Satu...
Satu...
Satu...

Kadang rinduku itu sederhana
Memandangi air terjun kecil di kolam ubin
Gemercik air penenang jiwa
Mengalir...
Mengalir...
Mengalir...

Iya, rinduku sederhana
Dengan harga yang tak terkira
Waktu.
Berlalu...
Berlalu...

(Jakarta, 20 November 2019, saat memandangi jendela Transjakarta)

A Scribble and A Dream (49) - Melankoli Dalam Gelap


MELANKOLI DALAM GELAP

Sepasang sejoli
Sepi dan melankoli
Berjua sekali lagi
Bercumbu dalam gelap sunyi

Hei kau!
Depresi saja ujarmu
Jengah kami dengar katamu
Riangkan saja hatimu
Buang saja keluh kesah itu

Biar saja aku di sini
Tenang terlena indah imaji
Saat sejuta kata tak cukup lagi
Jadi ringkasan isi sanubari

Sepasang mata menatap langit
Mencari bintang dan rembulan putih
Yang malam ini menolak menari
Dan memilih sembunyi

(Jakarta, 29 September 2019)

A Scribble and A Dream (48) - The Swing


THE SWING

For here we are,
standing tall amidst the quiet, beautiful sea.
Though we may be as lonely as it can be,
yet those moments we witness
are forever carved within our branches.
And when our time has come to wither
and be here no more.
The memories of thy laughter and joy
will be the last thing that fills our sight.

(Salah satu pantai di Belitung, 24 September 2019)

Powered By Blogger