Jumat, 04 November 2011

Sebuah gambaran umum

Nah, di sini Greg Howlett (selanjutnya tak tulis Mr. Howlett aja yakh... ^ _ ^) akan memberikan kita gambaran umum tentang caranya memberikan free lesson ini.

Sedikit demi sedikit
 OK, seringkali kalau kita les piano, kita melihat guru kita bermain dengan tingkat kemahiran yang cukup tinggi. Sampai-sampai, kesannya seperti "terbang". Akor-akor dan progresi-progresi yang dipakai begitu "keren"-nya sampai kita ga keburu mengikuti apa yang dimainkan sang guru tersebut. Itu juga yang dialami oleh Mr. Howlett. Alhasil, dia merasa ga dapat apa-apa dari guru-gurunya tersebut.

Tapi, pernah juga dia belajar dengan seorang pianis gereja, yang hanya menunjukkan satu akor substitusi pada saat mengajar. Akor tersebut adalah akor major III.  Mr. Howlett mengakui bahwa hint kecil itulah yang akhirnya menemukan jalan yang akhirnya merevolusi total permainannya. Substitusi tersebut masih dia gunakan sampai saat ini, dan banyak sekali pengembangan lainnya yang diawali dengan pelajaran yang simple tersebut.

Inilah cara belajar yang, menurut Mr.Howlett, amat sangat efektif, walaupun kadang-kadang terasa seolah-olah progress kita seperti kura-kura. Jadi, jangan kaget kalo section pembahasan Mr. Howlett kesannya pendek amat... Kalo uda advanced, sih, boleh beberapa sekaligus. Tapi, pastikan kalau kita mempelajari setiap pelajaran tersebut secara full.

Asumsi dan Sasaran Pembaca 
Ini asumsi yang dipikirkan Mr. Howlett pada saat menulis free lesson ini:
  • Pembaca sudah bisa bermain piano dan bisa membaca notasi musik.
  • Pembaca dianggap memiliki dasar-dasar teori, seperti cara menyusun akor trinada mayor dan minor, serta cara mengidentifikasi interval. Namun, ga apa-apa kalau kita belum tahu akor yang kompleks, karena that's why he made these lessons. Kalau ada yang bisa main, tapi masih buta teori, bisa cari di situs tetangga (banyak yang ngebahas hal ini, ato kalo mau request ke saya juga boleh ;-D ).
  • Diharapkan kita ingin belajar tentang cara memainkan aransemen kita sendiri (improvisasi), menulis harmonisasi 4 suara, ingin mengiringi lebih baik, atau mencoba hal-hal yang lebih rumit, seperti melakukan transposisi. Topik-topik inilah yang akan dibahas oleh Mr. Howlett.

Garis Besar Isi Pelajaran
OK, ini garis besarnya. Setiap topik umumnya akan dibahas dalam beberapa kali posts.

  1. Penamaan akor. Selesai topik ini, diharapkan, saat melihat buku hymn, kita bisa mengidentifikasi akor yang dipakai dengan tepat.
  2. Ear training.  Tujuannya? Supaya kita bisa mengidentifikasi akor, bukan berdasarkan penglihatan aja, tapi bisa juga berdasarkan pendengaran. Hal ini sering jadi kelemahan kita yang belajar musik klasik di Indonesia, termasuk saya... *Oops*
  3. Memperkenalkan akor 7th.
  4. Mulai sedikit demi sedikit meninggalkan model improvisasi berdasarkan trinada.
  5. Memperkenalkan akor diminshed.
  6. Memperkenalkan akor 9th, 11th dan 13th.
  7. Substitusi akor.
  8. Voicing.
  9. Suspensi dan strategi pergerakan akor lainnya.
  10. Modulasi, memberikan "hiasan" dan cara melakukan transposisi.
  11. Cara mengiringi nyanyian jemaat, menulis aransemen untuk pemain solo, atau mengiringi solis dan grup kecil lain.
Back to main topic

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar